GardiTour.co.id – Indonesia mendapatkan peringkat pertama untuk keramahan bagi expatriat ketika berkunjung dari InterNations.
Bagi banyak orang, pindah ke luar negeri dapat terasa mengisolasi, terutama saat menghadapi kebiasaan yang tidak familiar, hambatan bahasa, atau membangun lingkaran sosial baru.
Untuk membuat penyesuaian semulus mungkin, lingkungan yang ramah sangat membantu selama masa transisi.
Menurut laporan Expat Insider 2025 dari InterNations yang dilansir dari travelandleisure, ada negara-negara paling ramah bagi ekspatriat, dan Indonesia berada di peringkat teratas.
Subkategori “Finding Friends” atau “Mencari Teman” dalam studi ini mengevaluasi kepuasan dengan kehidupan sosial, akses ke sistem dukungan yang dapat diandalkan, dan kemudahan menjalin pertemanan lokal.
Indonesia menunjukkan kinerja yang luar biasa di ketiga aspek tersebut, menunjukkan bahwa pendatang baru tidak hanya disambut tetapi juga dengan cepat terintegrasi ke dalam kehidupan sehari-hari.
Telah lama dianggap sebagai tujuan utama bagi ekspatriat, negara ini juga menawarkan visa pekerja jarak jauh.
Hal ini memungkinkan para pekerja digital nomaden untuk tinggal di Indonesia sambil bekerja untuk perusahaan di luar negeri.
Khususnya Bali, tempat wisata populer ini terus menarik ekspatriat dengan keterjangkauannya, infrastruktur kerja jarak jauh, komunitas internasional yang mapan, dan iklim yang hangat.
Pulau ini memiliki banyak tempat untuk bersosialisasi, dengan hampir 900 bar, mulai dari tempat nongkrong santai hingga tempat mewah.
Tempat-tempat seperti Friends Bar di Bali, Indonesia menyediakan suasana santai untuk bertemu orang baru, sementara destinasi seperti:
- Rock Bar di AYANA Resort Bali menawarkan pengalaman yang lebih mewah dengan pemandangan indah.
Di Ubud, yang sering dianggap sebagai pusat spiritual pulau ini, kehidupan sehari-hari berputar di sekitar spiritualitas, alam terbuka, dan kesehatan.
Mulai dari sesi yoga dan jalan-jalan di alam hingga menjelajahi teras sawah dan situs-situs suci seperti Pura Tirta Empul dan Pura Uluwatu.
Kedua dalam daftar negara paling ramah bagi ekspatriat adalah Kolombia, di mana budaya keterbukaan membantu ekspatriat membangun koneksi dengan cepat, bahkan tanpa kemampuan berbahasa Spanyol yang kuat.
Meskipun Bogotá memiliki populasi ekspatriat terbesar, Medellín telah muncul sebagai ibu kota ekspatriat negara tersebut.
Lingkungan seperti El Poblado dan Laureles sangat populer, menawarkan ruang kerja bersama dan acara sosial yang disesuaikan dengan komunitas internasional.
Rata-rata, biaya hidup secara keseluruhan sekitar setengah dari biaya hidup di AS. Kolombia menawarkan beberapa visa ekspatriat.
Termasuk Visa Rentista bagi mereka yang memperoleh pendapatan pasif, seperti pensiun, dan visa digital nomad.
10 negara teratas untuk keramahan penduduk lokal adalah:
- Indonesia
- Kolombia
- Meksiko
- Filipina
- Brasil
- Panama
- Oman
- Thailand
- Kenya
- Vietnam
Dapatkan layanan profesional untuk perjalanan impian Anda!
Hubungi kami sekarang: +62 818 0608 8804, Email: info@garditour.co.id
Untuk informasi tentang Gardi Tour bisa kunjungi media sosial Instagram @Garditour, TikTok @Garditour, Facebook @Garditourofficial





